Staf Ahli Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Margono Hadi Sutanto, menghadiri perayaan HUT ke-2 HUTA PPU. (doc.humaspemkabppu)
SUMBERNUSANTARA.CO.ID, PENAJAM – Staf Ahli Bupati Penajam Paser Utara, Margono Hadi Sutanto, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun ke-2 Himpunan UMKM Taman Alun-Alun (HUTA) Kabupaten PPU, Sabtu (24/10). Momentum ini menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan sekaligus memotivasi pelaku usaha kecil agar terus berkontribusi bagi perekonomian daerah.
Dalam sambutannya, Margono menegaskan posisi strategis pelaku usaha mikro di wilayah tersebut. Ia menilai perayaan dua tahun himpunan ini merupakan bukti nyata ketangguhan serta semangat kerja keras para anggota dalam menjalankan usahanya.
“Pelaku UMKM bukan sekadar menjalankan usaha, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat, pembuka lapangan kerja, serta bagian penting dalam pembangunan Kabupaten Penajam Paser Utara,” ujarnya.
Margono turut berpesan agar para pelaku usaha tidak mudah menyerah di tengah dinamika pasar yang terus berubah. Ia mendorong peningkatan kualitas produk dan pelayanan, serta penggunaan teknologi sebagai sarana untuk memperluas jaringan pemasaran secara lebih efektif.
“Jangan pernah berhenti memperbaiki kualitas produk dan pelayanan. Dengarkan kebutuhan pelanggan, ikuti perkembangan zaman, serta manfaatkan teknologi sebagai sarana untuk memperluas jaringan pemasaran,” pesannya kepada para anggota himpunan.
Selain aspek bisnis, Margono menekankan pentingnya menjaga citra kawasan Taman Alun-Alun sebagai pusat ekonomi kerakyatan. Ia mengajak seluruh anggota untuk selalu menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan lokasi usaha demi menarik lebih banyak pengunjung.
Ia berharap Taman Alun-Alun dapat menjadi ruang tumbuh bagi ekonomi kerakyatan sekaligus pusat kuliner kebanggaan masyarakat. Dengan semangat gotong royong dan rasa saling percaya antar anggota, himpunan ini diharapkan mampu terus berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat Penajam Paser Utara.
“Jadikan Taman Alun-Alun bukan hanya sebagai tempat masyarakat berkumpul, tetapi juga sebagai ruang tumbuhnya ekonomi kerakyatan, pusat kuliner, dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara,” pungkasnya. (Adv)

