SumberNusantara, PENAJAM – Kirab Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 telah tiba di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Senin (17/04/2023). Kirab yang membawa bendara partai politik itu, kini diserahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutai Kartanegara (Kukar) ke KPU PPU.
Giat penyerahan Kirab Pemilu tahun 2024 digelar di Titik Nol Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kecamatan Sepaku Kabupaten PPU. Tampak hadir Sekretaris Daerah (Sekda) PPU Tohar, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), KPU Provinsi Kaltim maupun KPU PPU dan KPU Kukar, Bawaslu Kukar serta Bawaslu PPU beserta jajaran.
Dalam sambutannya, Sekda PPU, Tohar mengatakan Kirab Pemilu Tahun 2024 ini sudah diserah ke KPU PPU dan berada di wilayah administrasi Kabupaten PPU. Maka, ini akan menjadi tanggung jawab bersama KPU PPU dengan seluruh stakeholder agar bisa secara efektif untuk melakukan sosialisasi.
“Kirab ini ada di PPU hingga tanggal 27 April mendatang, maka dalam waktu itu harus kita manfaatkan seoptimal mungkin dalam menunjang efektifitas sosialisasi dan pendidikan pemilih bagi warga Kabupaten PPU,” ungkapnya.
Menurutnya, momen seperti ini penting karena Pemilu tahun 2024 tinggal menghitung hari lagi sebab tidak sampai setahun lagi tanggal 14 Februari 2024. Bahkan, tidak lama berselang dengan Pemilu nantinya juga akan dihadapkan dengan Pilkada.
“Tentu ini akan menjadi persoalan kembali. Yaitu persoalannya bagai mana stabilitas keamanan, ketertiban dan pendekatan sosial ini jangan sampai terusik gara-gara persoalan yang menjadi kebutuhan hajat kita yang sesuai dengan konstitusi kita. Tetapi fakta telah menunjukan ekses negatif ini juga kadang-kadang sulit untuk dihindari gara- gara itu,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua KPU PPU Irwan Sahwana menerangkan peluncuran Kirab Pemilu Tahun 2024 ini dimulai sejak tanggal 14 Februari 2023 lalu bertepatan dengan satu tahun mendekati hari pemungutan suara yang akan dilaksanakan pada 14 Febuari 2024 mendatang.
“Kebetulan iringan Kirab Pemilu tahun 2024 ini star awal pada 14 Februari 2023 dan nantinya akan finis di Jakarta pada tanggal 26 November 2023. Jadi kurang lebih sekitar tujuh bulan dan akan melalui tujuh ibu kota provinsi bahkan salah satunya Provinsi Kaltim,” terangnya.
Nantinya juga, lanjut Ketua KPU PPU itu, pada Pemilu kali ini meliputi dua agenda besar yaitu pembacaan deklarasi Pemilu damai terhadap Pemilu sebagai sarana integrasi bangsa. Kedua adalah pembawaan atau iringan partai politik peserta Pemilu tahun 2024 yang terdiri dari 18 partai politik.
Untuk di Kabupaten PPU sendiri Kirab Pemilu akan dilaksanakan pada tanggal 17 April hingga 27 April 2023 mendatang.
“Jadi memang pra dan paska hari libur nasional, rangkaian kegiatan nantinya sosialisasi terhadap stakeholder, pendidikan pemilih kepada peserta Pemilu maupun pemilih sendiri. Juga akan ada kegiatan lain yang mengakomodir kearifan lokal di masing-masing daerah khususnya di Kabupaten PPU,” pungkasnya. (Adv/Diskominfo/red)

