Anggota Komisi III DPRD PPU Adjie Noval Endyar
SumberNusantara, PENAJAM – Mangkraknya proyek jalan coastal road memicu keprihatinan DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Sejak dimulai pada 2009, proyek senilai ratusan miliar itu belum rampung, bahkan berisiko menjadi beban anggaran daerah.
Anggota Komisi III DPRD PPU, Adjie Noval Endyar, meminta pemerintah daerah lebih serius dalam melanjutkan pembangunan jalan sepanjang 12 kilometer tersebut.
Menurutnya, proyek ini telah menghabiskan anggaran hingga ratusan miliar rupiah, namun belum menunjukkan hasil yang signifikan.
”Kalau terus dibiarkan tanpa ada kelanjutan, ini hanya akan menjadi pemborosan anggaran daerah. Coastal road harus ditindaklanjuti,” tegas Noval, Senin (9/6/2025).
Jalan tersebut melintasi empat kelurahan di Kecamatan Penajam, yaitu Sungai Parit, Nipah-Nipah, Nenang dan Penajam. Hingga kini, proyek ini masih jauh dari kata rampung.
Noval mengaku, meskipun pembangunan tidak dapat dilakukan sekaligus karena keterbatasan anggaran, pengerjaan sebaiknya dilakukan secara bertahap agar aset tidak terbengkalai dan dapat mendukung pengembangan kawasan pesisir ke depannya.
”Ini jalan strategis untuk pengembangan konektivitas dan kawasan waterfront city. Kalau dibiarkan, malah menjadi beban aset yang tidak berguna,” ujarnya.
Meski demikian, DPRD memahami bahwa keterbatasan anggaran merupakan kendala utama. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan yang lebih matang agar kelanjutan proyek ini tidak menimbulkan kerugian lanjutan.
”Pemda harus segera menyusun strategi kelanjutan proyek ini agar nilai investasi yang telah dikeluarkan tidak sia-sia,” pungkasnya. (Adv)

