PENAJAM – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Penajam Paser Utara menyerahkan bantuan kepada pelaku usaha, biaya berobat dan beasiswa berprestasi di Kantor Baznas PPU, lantai I Masjid Agung Al-Ikhlas Penajam, Kamis (1/12/2022).
Tampak hadir Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten PPU Ahmad Usman mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Bupati PPU Hamdam, Ketua Baznas PPU H. Tahmid, Wakil I Bidang Pengumpulan Baznas PPU H. M. Rifai Remba, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian & Daya guna Baznas PPU Malisa, Wakil Ketua IV Bidang Administrasi & SDM Baznas PPU H. Ahmad Muzni serta para penerima bantuan.
Dalam sambutannya, Ahmad Usman mengatakan sebagai bagian dari pemerintah, yang mewakili Aparatur Sipil Negera (ASN) berharap Baznas bisa memaksimalkan kompensasi zakat ini karena 90 persen dana zakat yang dikelola Baznas PPU merupakan zakat yang diserahkan oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai muzakki.
“Berharap sesegera mungkin untuk diberikan sehingga benar-benar zakatnya bisa didistribusikan untuk membantu orang-orang yang berhak menerima zakat (mustahik) di Kabupaten Penajam Paser Utara,” kata Ahmad Usman
Lanjut Ahmad, kegiatan ini bagian untuk memperkuat dakwah dengan memberi dukungan kepada usaha produktif, diharapkan mereka yang menerima bantuan usaha produktif ini amanah dalam melaksanakan kegiatannya.
“Sehingga dapat tumbuh berkembang menjadi usaha yang lebih besar dan dapat mengembalikan dana yang dipinjamkan oleh Baznas kemudian Baznas akan memutar kembali kepada orang-orang yang berhak menerima zakat (mustahik),” ucapnya.
Sementara itu Ketua Baznas PPU H. Tahmid menambahkan pihaknya akan menyalurkan kepada mustahik sekitar 18 orang dan rata-rata berupa bantuan usaha, serta Baznas PPU sengaja dikumpul untuk diberikan arahan karena modal usaha ini sifatnya rawan untuk disalahgunakan.
“Untuk bantuan pengobatan langsung kami berikanke pasiennya karena sifatnya darurat, sementara bantuan bedah rumah akan kami salurkan dananya nanti ditahun 2023,”terang Tahmid.
Lebih lanjut Tahmid berharap dana yang diberikan kepada penerima zakat dapat digunakan sebaik-baiknya dan dapat kembangkan.
”Mudah-mudahan mustahik ini kelak menjadi muzakki, meskipun belum bisa berzakat secara normal minimal mengeluarkan infak sedekahnya di Baznas PPU,” pungkasnya.
(Sumber : Diskominfo PPU)

