
SumberNusantara, PENAJAM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), hingga kini masih memberikan perhatian terhadap Kecamatan Sepaku, meskipun sudah menjadi Ibu Kota Negara. Hal tersebut diutarakan oleh Anggota DPRD PPU Dapil Sepaku, Bijak Ilhamdani.
Bijak juga mengatakan bahwa kondisi jalan usaha tani dan jalan lingkungan, menjadi atensi pihaknya. Ia menilai, kedua jalan tersebut merupakan kebutuhan, terutama bagi akses para petani.

”Kami saat ini sedang konsen dalam mempersiapkan kebutuhan masyarakat Sepaku, khususnya penunjang eksistensi mereka,” kata Bijak, Selasa (21/03).
Masyarakat Sepaku didominasi oleh petani dan berkebun. Kondisi akses jalan mereka yang rusak, menjadi kendala dalam mengangkut hasil kebun atau pertanian.

Bijak mengungkapkan bahwa meski menjadi IKN, namun saat ini yang masih di bangun masih jalan besar dan infrastruktur lainnya. Pembangunan belum menyentuh hingga kebutuhan penunjang masyarakat Sepaku.
“Yang menjadi masalah saat ini adalah masih banyak jalan usaha tani dan jalan lingkungan yang belum menunjang pemaksimalan proses mereka dalam mengangkut hasil panen mereka, ini akan menjadi konsep kita kedepan,” jelasnya.
Ia juga mendorong pemerintah daerah agar memaksimalkan kerja UPT PU di Kecamatan Sepaku. Tidak hanya untuk urusan jalan tani dan jalan lingkungan, tetapi juga untuk pemenuhan kebutuhan bahan bakar untuk kendaraan atau alat penunjang pertanian maupun perkebunan masyarakat.
“Yang kami diskusikan dengan pemerintah daerah adalah pemaksimalan UPT PU, jadi itu kami harapkan menjadi garapan UPT PU maksimalkan saja agar prosesnya tidak panjang ke PU,” pungkasnya. (Adv/mad/red)