Bunda PAUD PPU, Dewi Yuliana saat menghadiri Acara Apresiasi Bunda PAUD Nasional Tahun 2025. (Dok.humaspemkabPPU)
SumberNusantara, JAKARTA — Bunda PAUD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Dewi Yuliana, menghadiri Acara Apresiasi Bunda PAUD Nasional Tahun 2025 yang digelar di Golden Ballroom The Sultan Hotel & Residence, Jakarta, pada Kamis (13/11/2025).
Kegiatan bergengsi yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini dihadiri oleh para Bunda PAUD dari seluruh Indonesia sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan komitmen mereka dalam memajukan pendidikan anak usia dini (PAUD).
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Muti mengatakan bahwa pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai fondasi utama untuk mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.
“Pendidikan anak usia dini adalah bagian penting dalam membangun generasi hebat di masa yang akan datang. Dukungan dari orang tua dan kita semua sangat diperlukan, karena PAUD menjadi jenjang yang sangat menentukan bagi keberhasilan pendidikan di tahap selanjutnya,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa Kabinet Merah Putih berkomitmen memperkuat pendidikan dasar melalui program “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” dan Program MBG (Makan Bergizi Gratis).
Sementara itu, Bunda PAUD Nasional, Selvi Ananda, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh Bunda PAUD atas peran mereka dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak Indonesia.
“Saya yakin para Bunda PAUD di seluruh Indonesia telah banyak meluangkan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk kemajuan PAUD. InshaAllah, tidak ada yang sia-sia dari apa yang telah dilakukan, karena semuanya demi anak-anak Indonesia yang kuat dan hebat,” ucapnya.
Selvi juga menyampaikan amanat Presiden Prabowo Subianto, bahwa RAPBN 2026 mengalokasikan Rp5,1 triliun khusus untuk penguatan PAUD dari total Rp757,8 triliun anggaran pendidikan nasional — bukti nyata komitmen pemerintah terhadap pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di seluruh daerah.
Menutup sambutannya, Selvi mengajak para Bunda PAUD daerah untuk terus berinovasi dan beradaptasi terhadap tantangan lokal masing-masing.
“Bunda PAUD di daerah harus mampu melahirkan kebijakan yang mendukung pendidikan anak usia dini. Setiap daerah memiliki tantangan berbeda, sehingga dibutuhkan langkah kreatif dan adaptif untuk melahirkan generasi bangsa yang unggul,” pesannya.
Selain itu, Bunda PAUD Kabupaten PPU, Dewi Yuliana, menyampaikan rasa bangganya dapat berpartisipasi dalam ajang nasional ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar-Bunda PAUD dari seluruh Indonesia.
“Melalui kegiatan ini, kami semakin termotivasi untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan masyarakat. Semua pihak harus bersatu agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi hebat yang cerdas, sehat, dan berkarakter,” kata Dewi ketika ditemui usai giat tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten PPU terus berupaya mengembangkan berbagai program dan inovasi di bidang PAUD agar akses dan mutu layanan pendidikan bagi anak usia dini semakin meningkat.
“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak di PPU mendapat kesempatan belajar yang menyenangkan, inklusif, dan berkualitas. Dengan dukungan semua pihak, saya yakin kita bisa melahirkan generasi masa depan yang unggul,” tutupnya. (Adv)

