Bupati PPU, Mudyat Noor.
SumberNusantara, PENAJAM — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tengah memfinalisasi program bantuan pendidikan Kartu Penajam Cerdas (KPC). Program ini dirancang untuk meringankan beban biaya sekolah bagi siswa baru di jenjang SD dan SMP.
Bupati PPU, Mudyat Noor, menjelaskan bahwa pihaknya telah mempresentasikan program tersebut kepada jajaran terkait.
Fokus pembahasan saat ini menyangkut aspek teknis penyaluran bantuan agar tidak tumpang tindih dengan program nasional seperti KIP dan dana BOSDA.
”Kita sedang bahas mekanismenya. Jangan sampai bentrok dengan program lain, terutama yang sudah dari APBN,” ujar Mudyat saat ditemui, Selasa (29/7/2025).
Rencana penyaluran KPC ditargetkan bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang. Namun, peluncuran ini masih dalam tahap rencana sambil menunggu finalisasi tahapan administrasi.
Pada tahap awal, sasaran penerima bantuan difokuskan kepada siswa kelas I SD dan kelas VII SMP. Diperkirakan, sekitar 6.000 siswa akan menerima manfaat dari program ini.
”Ini untuk membantu anak-anak kita yang baru masuk sekolah. Kita coba bantu dulu di awal, sambil melihat kemampuan fiskal ke depan,” katanya.
Bantuan yang diberikan berupa dana tunai sekitar Rp600.000 per siswa per tahun, yang diprioritaskan untuk pembelian perlengkapan sekolah seperti seragam, sepatu, tas, dan alat tulis.
Mudyat menegaskan, bantuan ini bersifat pelengkap dari program yang sudah ada. Karena itu, pihaknya meminta agar tidak ada lagi pungutan tambahan dari sekolah terhadap siswa.
”Saya sudah ingatkan Dinas Pendidikan, jangan lagi ada beban tambahan ke siswa. Dalam bentuk apa pun, dengan alasan apa pun, itu tidak boleh,” pungkasnya. (Adv)

