Bupati PPU Mudyat Noor menghadiri meeting Studi Kelayakan (Feasibility Study) bersama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Danum Taka.
SUMBERNUSANTARA.CO.ID, PENAJAM – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) menghadiri meeting Studi Kelayakan (Feasibility Study) dan Basic Design pembangunan Bendungan Sungai Toyu Kanan bersama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Danum Taka PPU dan Arsari Tirta Pradana, bertempat di Rajawali Palce, Kuningan, DKI Jakarta, Selasa (10/02/2026).
Pertemuan tersebut membahas secara komprehensif aspek teknis, lingkungan, sosial, serta manfaat jangka panjang pembangunan bendungan Sungai Toyu Kanan sebagai sarana penunjang ketersediaan air baku.
Bendungan tersebut direncanakan menjadi salah satu infrastruktur vital untuk mendukung pelayanan air bersih, seiring dengan pertumbuhan penduduk dan perkembangan wilayah PPU, khususnya sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati PPU menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara untuk mendukung penuh proses perencanaan hingga realisasi pembangunan bendungan.
Menurutnya, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi secara berkelanjutan dan terencana.
“Pembangunan Bendungan Sungai Toyu Kanan ini sangat penting sebagai solusi jangka panjang penyediaan air bersih bagi masyarakat PPU. Oleh karena itu, studi kelayakan dan basic design harus disusun secara matang agar pembangunan nantinya benar-benar maksimal,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati PPU juga menegaskan bahwa pembangunan Bendungan Sungai Toyu Kanan memiliki nilai strategis dan sejalan dengan visi pembangunan daerah, terutama dalam menjamin ketersediaan air bersih yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kami berharap pembangunan bedungan ini dapat memberikan manfaat yang sebesar – besarnya bagi masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara dalam hal pemenuhan kebutuhan dasar air bersih”, lanjut Mudyat.
Pembangunan bendungan tersebut ditargetkan memiliki kapasitas 500 liter/detik dan target sambungan 40.000 SR/KK. Bendungan tersebut dibangun pada ketinggian 300mdpl dan memiliki gugusan pulau kecil yang dapat dipergunakan sebagai konservasi satwa serta dapat dipergunakan untuk membangun pembangkit listrik bertenaga surya dengan meletakkan panel surya diarea bendungan yang dapat menghasilkan listrik sebesar 1.5 giga volt pada siang hari.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara berharap, hasil dari studi kelayakan dan basic design ini dapat menjadi dasar kuat untuk pengambilan kebijakan dan percepatan pembangunan infrastruktur sumber daya air, guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Melalui forum ini juga diharapkan diperoleh gambaran yang utuh terkait potensi, tantangan, serta langkah-langkah strategis dalam pembangunan bendungan Sungai Toyu Kanan.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Assisten I Pemkab PPU, Direktur Perumda Danum Taka, Plt. Dinas Pekerjaan Umum PPU, Perwakilan Bappelitbang, serta pihak-pihak teknis lainnya yang terlibat dalam penyusunan studi dan desain awal bendungan. (*)

