SumberNusantara, PENAJAM – Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melaksanakan mobilitas pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di RT 015 Kelurahan Nenang pada, Jumat (01/09).
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD PPU, Distan PPU, Satpol-PP, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kodim 0913/PPU, Polres PPU, Pospol Petung, DPKP PPU, bekerjasama melakukan pemadaman.
Kepala Satpol-PP PPU Margono Susanto mengatakan bahwa pihaknya dalam hal ini Satpol-PP PPU turut membantu melakukan pemdaman Karhutla.
Adapun upaya pemadaman dilakukan dengan berbagai cara di antaranya dengan menggunakan mesin portable dan dengan cara manual.
“Berdasarkan laporan. Sekitar pukul 17.30 WITA Pemadaman berhasil dilakukan tim gabungan segera melakukan pendinginan untuk mencegah titik hotspot kembali muncul. Luas Area dan Lahan yang yang terbakar ± 6, 76 Ha, Material yang terbakar merupakan lahan mineral dengan semak belukar dan pepohonan diatas lahan,” ujarnya.

Menyikapi potensi karhutla yang setiap tahun terjadi di wilayah Indonesia, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan.
Dalam konteks pencegahan, kerja sama dengan berbagai pihak sangat dibutuhkan sejak dini. Pelibatan satuan tugas gabungan, baik dari pemerintah, TNI, Polri, masyarakat dan dunia usaha dalam rangka mencegah dan penanggulangan karhutla merupakan alternatif penguatan untuk menambah efektivitas upaya-upaya yang dilakukan dalam rangka pencegahan dan penanggulangan karhutla. (Adv/mad/red)

