
SumberNusantara, PENAJAM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Penajam Paser Utara (PPU) melaksanakan rapat koordinasi pendampingan hukum (Legal Assitance) di ruang rapat Samboja Lantai III di Blue Sky Hotel Balikpapan Selasa, (30/05/2023).
Dalam kegiatan tersebut dihadiri, Kepala Kejaksaan Negeri PPU Aus Chandra yang didampingi oleh Sejumlah Kepala Seksi dan Tim Jaksa Pengacara Negara (JPN).
Sementara dari RSUD Ratu Aji Putri Botung dihadiri oleh Direktur, dr.Lukasiwan Eddy Saputro yang juga didampingi Kepala Sub Bagian Hukum, Humas dan Pemasaran, dan Tim Pengadaan rumah sakit.Rapat Koordinasi dibuka langsung oleh Kepala Seksi (Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara, Adam Donie Maharaja.
Pada kesempatan tersebut Kajari PPU Agus Chandra menyampaikan, terimakasih atas kerjasama yang dilakukan oleh Direktur RSUD Ratu Aji Putri Botung dalam rangka untuk memberikan layanan kepada RSUD untuk memastikan bahwa kegiatan pada tahapan-tahapannya harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
”Apabila dalam pelaksanaan kegiatan diluar dari perundang-undangan yang berlaku niscaya itu suatu yang menyalahi hukum” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, dr.Lukasiwan Eddy Saputro, juga mengucapkan terima kasih kepada Kejari PPU yang telah memberikan pendampingan hukum terkait kegiatan pengadaan barang dan jasa pada RSUD Ratu Aji Putri Botung.
”Apa yang menjadi arahan Kejari agar berkonsultasi dan berdiskusi untuk memitigasi, memetakan mana yang menjadi potensi masalah, “ujarnya.
Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan berdiskusi antara Tim JPN Kejaksaan Negeri Penajam Paser Utara dengan Tim Pengadaan RSUD Ratu Aji Putri Botung. (Adv/HumasRAPB/red)