Wabup PPU Abdul Waris Muin melakukan audiensi dengan Baznas Kaltim.
SUMBERNUSANTARA.CO.ID, SAMARINDA – Dalam rangka memperkuat sinergi pengelolaan zakat dan mendukung program pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) melakukan audiensi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat lantai 2 kantor Baznas Kaltim, Kamis (8/10).
Wabup PPU Abdul Waris Muin didampingi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) PPU Hendro Susilo dan diterima langsung Ketua Baznas Provinsi Kaltim Ahmad Nabhan bersama jajaran pimpinan Baznas Kaltim. Turut hadir dalam pertemuan ini Wakil Ketua I Baznas Provinsi Kaltim Miswan Thahadi, Wakil Ketua II Abdurrahman AR, Wakil Ketua III Badrus Syamsi, serta Wakil Ketua IV Achmad Suparno.
Dalam audiensi tersebut, Pemkab PPU dan Baznas membahas sejumlah langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam pengelolaan serta pemanfaatan zakat, infak dan sedekah (ZIS).
Kerja sama tersebut diharapkan dapat diarahkan pada program-program yang tidak hanya bersifat bantuan sosial, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Dengan demikian, potensi ZIS dapat dimanfaatkan secara lebih optimal untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus mendukung peningkatan kemandirian ekonomi.
Wabup PPU, Abdul Waris Muin mengatakan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas memiliki peran yang cukup penting dalam memperkuat berbagai program kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, pengelolaan ZIS yang dilakukan secara terarah, transparan, dan tepat sasaran diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Sinergi dengan Baznas menjadi bagian penting dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap koordinasi antara Pemerintah Kabupaten PPU dan Baznas Provinsi Kaltim dapat terus ditingkatkan, termasuk melalui pengembangan program-program sosial yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di daerah.
Audiensi tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komunikasi antarlembaga, sehingga potensi ZIS dapat dikelola dan disalurkan secara efektif melalui program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten PPU.
Pemerintah Kabupaten PPU berharap kolaborasi bersama Baznas Provinsi Kaltim dapat terus berkembang dan menghasilkan berbagai program pemberdayaan yang berkelanjutan, khususnya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Adv)

