Dinsos PPU gelar Rakor strategis terkait monitoring dan evaluasi penerima bantuan Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE). (doc.dinsosppu)
SUMBERNUSANTARA.CO.ID, PENAJAM – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar rapat koordinasi (rakor) strategis terkait monitoring dan evaluasi penerima bantuan Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE). Pertemuan ini berlangsung di Ruang Kepala Dinas Sosial PPU, Senin (2/11/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pejabat serta staf dari Bidang Pemberdayaan dan Penanganan Fakir Miskin. Fokus utama rakor adalah melakukan evaluasi mendalam atas distribusi bantuan sosial yang berjalan selama ini serta merancang strategi pendampingan yang lebih akurat.
Selain membahas evaluasi program WRSE, agenda rapat juga diarahkan pada persiapan pembekalan bagi Agen Perlinsos yang bertugas di tingkat desa dan kelurahan. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap agen memiliki kompetensi yang mumpuni dalam melakukan pendampingan sosial di lapangan.
Kepala Dinsos PPU, Ainie, menegaskan pentingnya kolaborasi antar instansi untuk menyukseskan program kesejahteraan sosial ini. Melalui penguatan koordinasi, ia berharap distribusi bantuan dapat menjadi lebih tepat sasaran serta membawa dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Persiapan pembekalan bagi Agen Perlinsos di Desa atau Kelurahan diharapkan dapat memperkuat peran dan koordinasi dalam memberikan pelayanan serta pendampingan sosial kepada masyarakat,” ujarnya.
Ainie menambahkan bahwa hasil dari kegiatan monitoring dan evaluasi ini nantinya akan dijadikan bahan evaluasi perbaikan untuk pelaksanaan program kesejahteraan sosial di masa mendatang. Dengan demikian, kualitas pelayanan pemerintah daerah diharapkan terus meningkat seiring berjalannya waktu.
Lebih lanjut, Dinas Sosial Kabupaten PPU menegaskan komitmennya untuk terus memantau setiap tahapan penyaluran bantuan. Sinergi antara pemerintah daerah, agen lapangan, dan masyarakat menjadi kunci utama efektivitas program perlindungan sosial di Kabupaten PPU.
Langkah strategis ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga akuntabilitas anggaran dan memastikan manfaat program benar-benar dirasakan oleh kelompok masyarakat yang paling rentan. Pihaknya berjanji untuk terus melakukan inovasi dalam pola pendampingan sosial agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.
Rakor ini diakhiri dengan pemantapan rencana tindak lanjut yang akan dilaksanakan oleh bidang terkait. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dengan kesepahaman yang solid di antara para peserta rapat dalam mendukung agenda kesejahteraan sosial. (Adv)

