SUMBERNUSANTARA.CO.ID, PENAJAM — Upaya percepatan pembangunan infrastruktur kembali ditunjukkan jajaran Satpolairud Polres Penajam Paser Utara (PPU) dengan turun langsung melakukan pengecekan kesiapan material perbaikan Jembatan Merah Putih di Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan ini dipimpin Kanit Gakkum Satpolairud IPDA Suharyoso didampingi Kasubnit Tindak Aipda Mahfirman serta melibatkan Kepala Desa Babulu Laut Sahudi bersama perangkat desa dan personel Satpolairud. Pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh bahan yang dibutuhkan telah siap sebelum pelaksanaan perbaikan yang dijadwalkan.
Tak hanya fokus pada kesiapan teknis, personel Polairud juga aktif membangun komunikasi dengan warga setempat. Pendekatan humanis dilakukan melalui dialog langsung guna menyerap aspirasi sekaligus memastikan masyarakat turut mendukung proses perbaikan jembatan yang menjadi urat nadi aktivitas harian warga.
Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Andreas Alek Danantara melalui Kasat Polairud AKP Abiyantoro menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap pembangunan daerah sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
“Polri tidak hanya hadir dalam aspek pengamanan, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat. Kami memastikan setiap tahapan berjalan optimal, mulai dari kesiapan material hingga pelaksanaan di lapangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembangunan. Dengan komunikasi yang terbuka, Polri berupaya membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan produktif.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat Desa Babulu Laut. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu memperlancar proses perbaikan Jembatan Merah Putih, yang selama ini menjadi akses vital bagi mobilitas warga dan distribusi logistik di wilayah tersebut.
Dengan kolaborasi yang solid antara Polri dan masyarakat, perbaikan jembatan diharapkan dapat segera rampung dan kembali menunjang aktivitas ekonomi serta kehidupan sosial masyarakat secara optimal. (*)

