Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara ikut serta dalam Aksi Bersih Pantai Nusantara dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026.
SUMBERNUSANTARA.CO.ID, PENAJAM – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan kembali ditunjukkan oleh Polres Penajam Paser Utara bersama Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara melalui kegiatan Aksi Bersih Pantai Nusantara dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim” tersebut dilaksanakan di Pantai Nusantara, Kelurahan Nenang, Sabtu (6/6/2026).
Aksi peduli lingkungan ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten PPU Tohar, Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, Dandim 0913/PPU Letkol Inf. Fandy Satria Dwi Wahyuono serta sejumlah pejabat daerah, perwakilan Pertamina RU V Lawe-Lawe, Bank Kaltimtara, Pokdarwis, dan unsur masyarakat lainnya.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Dalam sambutannya, Sekda PPU Tohar menegaskan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia harus menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan dan perubahan iklim yang saat ini menjadi tantangan global.
Menurutnya, lingkungan yang bersih dan sehat merupakan fondasi utama dalam menciptakan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik. Oleh karena itu, menjaga kebersihan pantai dan kawasan pesisir tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan kewajiban seluruh elemen masyarakat.
Usai pembukaan, seluruh peserta langsung turun ke kawasan pesisir untuk melakukan aksi bersih-bersih pantai. Dengan penuh semangat, peserta memungut berbagai jenis sampah yang tersebar di sepanjang garis pantai sebagai upaya menjaga keindahan kawasan wisata sekaligus melindungi ekosistem laut dari ancaman pencemaran.
Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara melalui Kasihumas Polres PPU AIPDA Syafruddin, S.I.Kom menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.
“Kegiatan ini bukan hanya seremonial memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, tetapi menjadi ajakan kepada seluruh masyarakat untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dimulai dari langkah sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan, kita dapat memberikan kontribusi besar bagi keberlangsungan ekosistem dan masa depan generasi mendatang,” ujarnya.
Selain membersihkan kawasan pantai, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem pesisir yang memiliki peran strategis dalam mendukung kehidupan masyarakat, mencegah abrasi, serta menjaga keberlanjutan sumber daya laut.
Melalui tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, seluruh peserta diajak untuk tidak hanya peduli terhadap lingkungan, tetapi juga mengambil tindakan nyata dalam menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin dirasakan di berbagai wilayah. Aksi bersih pantai menjadi salah satu langkah sederhana namun berdampak besar dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (*)

