Bupati PPU, Mudyat Noor saat menghadiri pembukaan Bayan Open 2026 yang digelar di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, GOR Indoor BJBJ, dan GOR Hevindo Arena.
SUMBERNUSNATARA.CO.ID, BALIKPAPAN — Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kalimantan Timur (Kaltim) yang juga Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, berharap Turnamen Bayan Open 2026 mampu melahirkan bibit-bibit unggul bulutangkis dari Kalimantan Timur yang dapat berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional.
Harapan tersebut disampaikan Mudyat Noor saat menghadiri pembukaan Bayan Open 2026 yang digelar di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, GOR Indoor BJBJ, dan GOR Hevindo Arena, Selasa (25/8/2026).
Menurut Mudyat, turnamen seperti Bayan Open memiliki peran penting dalam memberikan ruang kompetisi bagi atlet-atlet muda untuk mengasah kemampuan, membentuk mental, serta menambah pengalaman bertanding.
“Harapan kami, dari turnamen ini muncul bibit-bibit unggul bulutangkis Kalimantan Timur yang nantinya bisa berprestasi tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga sampai internasional,” kata Mudyat Noor.
Pembukaan Bayan Open 2026 semakin meriah dengan pertandingan eksibisi yang mempertemukan sejumlah tokoh dan atlet bulutangkis nasional.
Dalam pertandingan tersebut, Mudyat Noor berpasangan dengan pebulutangkis nasional Jonatan Christie menghadapi pasangan Hendra Setiawan dan Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro.
Pertandingan eksibisi berlangsung sengit dan menghibur. Kedua pasangan saling melancarkan serangan dan menampilkan permainan menarik di hadapan para penonton serta atlet muda peserta Bayan Open 2026.
Pertandingan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan olahraga bulutangkis kepada generasi muda sekaligus membangun semangat dan motivasi mereka untuk menekuni cabang olahraga tersebut.
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kaltim, Dr. A. M. Fitra Firnanda, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada PT Bayan Resources Tbk yang dinilai konsisten mendukung pembinaan olahraga di Kalimantan Timur.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada PT Bayan yang telah mengadakan event ini. Event seperti ini sangat diperlukan di seluruh cabang olahraga di Kalimantan Timur,” ujarnya.
Menurut dia, dukungan dari perusahaan-perusahaan besar, khususnya yang beroperasi di Kalimantan Timur, dapat memberikan dampak positif terhadap kemajuan dan pembinaan olahraga di daerah.
Dukungan tersebut diharapkan tidak hanya membantu pelaksanaan kompetisi, tetapi juga memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan sehingga mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi dari Kaltim.
Ketua Panitia Bayan Open 2026, Sugianto, mengatakan tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap turnamen tersebut sekaligus menggambarkan kebutuhan akan ruang kompetisi bagi atlet-atlet muda.
Menurutnya, Bayan Open tidak sekadar menjadi agenda pertandingan tahunan, tetapi juga terus berkembang sebagai bagian dari proses pembinaan atlet bulutangkis di Indonesia.
“Yang paling penting bukan hanya pertandingan dan siapa yang menjadi juara. Kami ingin anak-anak mendapatkan pengalaman, bertemu lawan dari berbagai daerah, dan belajar bagaimana membangun mental bertanding,” kata Sugianto.
Bayan Open 2026 diikuti 1.292 peserta dari berbagai kelompok usia, mulai kategori usia dini, taruna hingga veteran. Para peserta bersaing dalam rangkaian pertandingan yang menjadi bagian dari agenda olahraga tahunan Bayan di Balikpapan.
Selain pertandingan, Bayan Open 2026 juga menghadirkan kegiatan coaching clinic dengan menghadirkan dua pebulutangkis Indonesia, Jonatan Christie dan Hendra Setiawan.
Keduanya berbagi pengalaman sekaligus memberikan materi kepada para peserta. Sejumlah pebulutangkis muda mendapat kesempatan berlatih, mencoba teknik permainan, serta belajar langsung dari atlet yang memiliki pengalaman di tingkat nasional dan internasional.
Rangkaian kegiatan Bayan 2026 juga mencakup sektor ekonomi kreatif melalui Bayan Craft Art 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 24–30 Agustus 2026 itu melibatkan 83 pelaku UMKM dari berbagai bidang, mulai dari kuliner, kerajinan, ekonomi kreatif, hingga seni dan budaya. (Adv)

