Diskominfo PPU Gelar Sosialisasi Portal Satu Data dan Pelatihan Penyajian Data bagi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM).
SUMBERNUSANTARA.CO.ID, PENAJAM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Penajam Penajam Paser Utara (PPU) menggelar sosialisasi Portal Satu Data dan Pelatihan Penyajian Data bagi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM). Hal tersebut merupakan salah satu langkah pemerintah untuk meningkatkan literasi digital masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan data sebagai sumber informasi yang akurat dan terpercaya.
Sosialisasi tersebut menghadirkan dua narasumber yakni Kepala Bidang Sumber Daya TIK dan Statistik Diskominfo PPU, Ernawati dan Alya Faradila dari Badan Pusat Statistik (BPS) PPU. Dalam kegiatan tersebut kedua narasumber memberikan terkait pemanfaatan Portal Satu Data serta peningkatan kemampuan dalam mengolah dan menyajikan data agar lebih informatif dan mudah dipahami masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Diskominfo PPU Khairudin, melalui Sekretaris Diskominfo PPU Eko Setiawan mengatakan, KIM merupakan mitra strategis pemerintah yang memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi sekaligus penyebarluasan informasi kepada masyarakat.
“Kita memperkenalkan Portal Satu Data Kabupaten PPU sebagai salah satu sumber informasi resmi pemerintah daerah yang dapat dimanfaatkan KIM untuk memperoleh data dan informasi mengenai daerah,” kata Eko, Senin(12/10/2026).
Ia juga mengatakan, penguatan tata kelola data menjadi hal penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Menurutnya, pengelolaan data yang terintegrasi diperlukan agar informasi yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal, termasuk data pada tingkat desa dan kelurahan.
“Kegiatan hari ini juga merupakan bagian dari persiapan kita untuk menghadapi kebutuhan pengelolaan dan pemanfaatan data yang semakin luas ke depan,” ucapnya.
Dengan adanya sosialisasi tersebut, kata Eko, diharapkan para anggota KIM dapat memanfaatkan data dan informasi mengenai kondisi wilayah, pembangunan, sosial, ekonomi, serta berbagai potensi daerah untuk menghasilkan informasi yang lebih sederhana, menarik, dan mudah dipahami oleh masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pelatihan mengenai teknik penyajian data secara visual dengan memanfaatkan teknologi digital, salah satunya melalui aplikasi Looker Studio. Penggunaan aplikasi tersebut diharapkan dapat membantu peserta menyajikan data dalam bentuk visualisasi yang lebih komunikatif dan informatif.
“Selain sosialisasi, kita juga belajar bagaimana menyajikan data agar terlihat menarik dan mudah dipahami, salah satunya menggunakan Looker Studio,” ujarnya.
Ditambahkan, melalui kegiatan tersebut diharapkan literasi digital anggota KIM semakin meningkat, kemampuan dalam mengolah dan memanfaatkan data semakin berkembang, serta peran KIM sebagai mitra pemerintah dalam menyebarluaskan informasi publik semakin kuat. (Adv)

