Wabup PPU, Abdul Waris Muin menghadiri pembukaan Mahligai Nusantara 2026 yang berlangsung di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome.
SUMBERNUSANTARA.CO.ID, BALIKPAPAN — Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, menghadiri pembukaan Mahligai Nusantara 2026 yang berlangsung di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan yang digelar pada 11–13 September 2026 tersebut secara resmi dibuka oleh Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud. Mahligai Nusantara 2026 diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Balikpapan sebagai salah satu upaya mendorong promosi, pengembangan, dan perluasan akses pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kegiatan tersebut melibatkan pelaku UMKM dari sejumlah wilayah, di antaranya Balikpapan, Penajam Paser Utara, Paser, serta kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Dengan mengusung semangat “Berayak Betampa Setaket Mendania” atau “Bersama Berkarya, UMKM Mendunia”, Mahligai Nusantara 2026 menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan daerah.
Beragam produk UMKM ditampilkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari kuliner dan makanan olahan, fesyen, wastra, kriya, hingga berbagai produk kerajinan tangan. Kehadiran produk-produk lokal itu sekaligus memperlihatkan potensi ekonomi kreatif yang terus berkembang di wilayah Kalimantan Timur.
Sejumlah pelaku UMKM asal Kabupaten PPU turut ambil bagian dalam ajang tersebut. Keikutsertaan mereka menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat yang lebih luas, sekaligus membuka peluang terbentuknya jaringan pemasaran dan kerja sama usaha.
Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin menyambut baik pelaksanaan Mahligai Nusantara 2026. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan manfaat positif bagi pelaku UMKM karena dapat menjadi sarana promosi sekaligus memperluas akses pasar.
Ia menilai tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut menunjukkan bahwa produk-produk lokal memiliki potensi untuk terus dikembangkan. Karena itu, pelaku UMKM PPU didorong untuk memanfaatkan berbagai ajang promosi guna meningkatkan daya saing produk dan memperluas jaringan usaha.
“Keikutsertaan UMKM PPU dalam kegiatan seperti ini tentu menjadi peluang yang baik untuk memperkenalkan produk unggulan daerah. Kami berharap pelaku UMKM dapat terus meningkatkan kualitas produk, kemasan, serta pemasaran agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Abdul Waris Muin.
Pemerintah Kabupaten PPU, lanjutnya, akan terus mendorong pengembangan UMKM melalui berbagai bentuk dukungan dan kolaborasi. Penguatan UMKM dinilai penting karena sektor tersebut tidak hanya berperan dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, tetapi juga membuka lapangan kerja dan meningkatkan nilai tambah produk lokal.
Melalui Mahligai Nusantara 2026, pelaku UMKM PPU diharapkan dapat memanfaatkan peluang yang ada untuk memperluas pasar, membangun jejaring usaha, serta meningkatkan kualitas dan daya saing produk. Dengan kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, pelaku usaha, dan masyarakat, UMKM daerah diharapkan semakin berkembang dan mampu menembus pasar yang lebih luas. (Adv)

