SUMBERNUSANTARA.CO.ID, PENAJAM – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor didampingi Ketua TP-PKK PPU Hj. Dewi Yuliana meluncurkan Website dan Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK, SIM Posyandu, serta Batik PKK Kabupaten PPU.
Peluncuran ini digelar bertepatan pada peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Kabupaten PPU yang digelar di Graha Pemuda PPU, Selasa, (21/7/2026).
Peluncuran tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten PPU bersama Tim Penggerak PKK dalam mendorong transformasi digital sekaligus memperkuat identitas organisasi PKK melalui inovasi pelayanan dan pelestarian budaya daerah.
Mudyat Noor mengatakan, kehadiran sistem informasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan tata kelola organisasi PKK dan pelayanan Posyandu agar semakin tertata, transparan, terukur, dan berbasis data.
“Saya mengajak seluruh kader PKK untuk terus menjadi agen perubahan di tengah masyarakat, menjadi pelopor dalam membangun keluarga yang berkualitas, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan berbagai program pembangunan,” kata Mudyat.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi informasi menjadi langkah penting dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan program PKK maupun pelayanan Posyandu hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Pada kesempatan yang sama, Bupati bersama Ketua TP-PKK PPU juga meluncurkan Batik PKK Kabupaten PPU sebagai identitas baru organisasi sekaligus media promosi budaya lokal.
“Saya berharap Batik PKK ini mampu menjadi kebanggaan seluruh kader sekaligus menjadi salah satu media promosi potensi budaya dan kearifan lokal Kabupaten PPU,” lanjutnya.
Menutup sambutannya, Mudyat berpesan agar seluruh kader PKK terus meningkatkan kapasitas kelembagaan, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat.
Sementara itu, Ketua TP-PKK PPU Hj. Dewi Yuliana mengatakan, Website, SIM PKK, dan SIM Posyandu dihadirkan sebagai media komunikasi, publikasi, dokumentasi, serta pengelolaan data yang lebih akurat, cepat, transparan, dan terintegrasi.
Menurutnya, peluncuran sistem informasi tersebut merupakan bagian dari transformasi digital yang terus didorong agar tata kelola organisasi PKK dan pelayanan Posyandu semakin efektif, efisien, transparan, dan berbasis data.
“Melalui SIM PKK dan SIM Posyandu, kita berharap seluruh aktivitas kelembagaan, pendataan keluarga, pelaporan program, serta pelayanan Posyandu dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien,” ujar Dewi.
Ia juga mengajak seluruh kader PKK menjadikan peringatan HKG PKK ke-54 sebagai momentum untuk meningkatkan kapasitas organisasi, memperluas inovasi, serta menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi kesejahteraan keluarga.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Komisi II DPRD PPU Sujiati, unsur Forkopimda PPU, Sekretaris Daerah PPU Tohar, Sekretaris TP-PKK Provinsi Kalimantan Timur Syarifah Asmawati, para asisten dan kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab PPU, pimpinan Bank Kaltimtara Cabang Penajam, Direktur PDAM Danum Taka, para camat beserta Ketua TP-PKK kecamatan, serta lurah, kepala desa, dan Ketua TP-PKK kelurahan dan desa se-Kabupaten PPU. (*)

