Ketua Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Dewi Yuliana saat menghadiri peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026.
SUMBERNUSANTARA.CO.ID, PENAJAM PASER UTARA — Ketua Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Dewi Yuliana mendorong guru dan orang tua memperkuat sinergi dalam mendidik serta mendampingi anak sejak usia dini.
Menurut Dewi, pendidikan anak tidak hanya berorientasi pada kecerdasan dan pengetahuan, tetapi juga harus membentuk karakter, kepribadian, dan akhlak yang baik sebagai bekal anak menjadi generasi penerus bangsa.
Hal tersebut disampaikan Dewi saat menghadiri peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati PPU, Rabu (9/9/2026).
Dewi meminta para guru TK menjadi sosok pendidik yang menyenangkan sekaligus konsisten menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada anak.
“Jadilah guru yang menyenangkan. Senantiasa tanamkan nilai-nilai kebaikan di dalam diri mereka, karena mereka adalah generasi penerus yang nantinya akan menggantikan kita,” ungkapnya.
Ia menilai pembentukan karakter anak membutuhkan keterlibatan bersama antara sekolah dan keluarga. Karena itu, guru dan orang tua perlu membangun komunikasi serta kerja sama dalam mendidik, membimbing, dan mendampingi anak selama masa pertumbuhan.
Dewi juga memberikan apresiasi kepada para guru TK yang telah menjalankan tugas dengan penuh kesabaran, keikhlasan, dan ketulusan dalam menghadapi anak-anak dengan karakter yang beragam.
“Tidak mudah mengatur atau membimbing mereka dengan berbagai karakter. Namun, guru-guru TK mampu menjalankan amanah yang dititipkan orang tua dan wali murid dengan sangat luar biasa,” ujarnya.
Ia berharap para guru terus menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan sesuai dengan karakteristik serta dunia anak.
“Ciptakanlah suasana belajar yang menyenangkan buat mereka. Jadilah guru yang disegani, bukan yang ditakuti,” pesannya.
Dalam momentum Haornas 2026, Dewi juga mengajak anak-anak untuk tetap ceria, bersemangat, rajin bergerak, bermain, dan belajar. Ia mengingatkan anak-anak untuk menyayangi teman, orang tua, dan guru serta mendengarkan nasihat yang diberikan.
Dewi juga mengingatkan para orang tua agar memperhatikan kebutuhan dasar anak, salah satunya dengan memastikan anak sarapan sebelum berangkat ke sekolah. Menurutnya, sarapan penting agar anak memiliki energi yang cukup untuk mengikuti berbagai aktivitas selama berada di sekolah.
“Jaga kesehatan, rajin bergerak dan bermain. Mari kita jadikan Hari Olahraga Nasional tahun ini sebagai momentum untuk menanamkan kecintaan terhadap aktivitas fisik sejak dini,” ajaknya.
Menurut Dewi, peringatan Haornas tidak semestinya hanya menjadi kegiatan seremonial. Momentum tersebut perlu dimanfaatkan untuk membangun kebiasaan hidup sehat dan aktif bergerak yang diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan keluarga maupun sekolah.
Peringatan Haornas 2026 di Kabupaten PPU diikuti ratusan anak PAUD se-Kabupaten PPU bersama para guru dan orang tua sebagai pendamping. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin dan sejumlah pejabat terkait. (Adv)

