Petugas BPBD PPU berupaya memadamkan api di wilayah RT 06, Kelurahan Gunung Seteleng, Kecamatan Penajam. (Doc.Ist)
SUMBERNUSANTARA.CO.ID, PENAJAM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di wilayah RT 06, Kelurahan Gunung Seteleng, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Kamis (20/8/2026) sore.
Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten PPU, peristiwa tersebut dilaporkan pada pukul 17.43 WITA. Kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 17.40 WITA.
Kepala BPBD PPU, Nurlaila mengatakan bahwa api menghanguskan dua titik lahan dengan luas masing-masing sekitar 0,055 hektare dan 0,07 hektare. Total area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 0,13 hektare.
“Lahan yang terbakar merupakan lahan mineral yang ditumbuhi semak belukar dan pepohonan. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” ujarnya.
Ia juga mengatakan bahwa setelah menerima laporan tim gabungan langsung menuju lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait. Proses pemadaman dilakukan menggunakan mobil pemadam kebakaran milik Dinas Pertanian (Distan), mobil pemadam dari DPKP Pos Penajam, serta mobil tangki BPBD PPU.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pemadaman menggunakan mesin portable milik Distan dan BPBD PPU. Proses pemadaman dan pendinginan dinyatakan selesai sekitar pukul 21.40 WITA.
Dalam penanganan kejadian tersebut, tim gabungan yang terlibat terdiri dari Brigade Karlabun Distan, DPKP Pos Penajam, BPBD PPU, Polres PPU, Lurah Gunung Seteleng, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua RT 06 Gunung Seteleng, serta mahasiswa KKN Universitas Balikpapan (Uniba).
Sejumlah unit juga dikerahkan ke lokasi, di antaranya satu unit mobil pemadam, satu unit mobil slip on, dan satu unit kendaraan trail dari Brigade Karlabun Distan. DPKP Pos Penajam mengerahkan satu unit mobil pemadam, sedangkan BPBD PPU menurunkan satu unit mobil tangki, dua unit mobil operasional, serta satu unit mesin portable dan peralatan penanggulangan bencana.
“Berdasarkan kondisi terkini di lokasi, api berhasil dipadamkan. Secara visual, tidak ditemukan adanya potensi munculnya titik api baru,” ucapnya.
BPBD PPU mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya di tengah kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya karhutla. (Adv)

