SUMBERNUSANTARA.CO.ID, PENAJAM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) turut berpartisipasi dalam aksi bersih Pantai Tanjung Jumlai yang digelar Dinas Pariwisata Kabupaten PPU dalam rangka memperingati Hari Pariwisata Dunia 2026, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga kebersihan kawasan wisata sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya kawasan pesisir.
Aksi bersih pantai tersebut diikuti Wakil Bupati PPU, Kepala DLH PPU, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (PSLB3), serta Tim Bank Sampah Induk binaan DLH PPU. Sejumlah organisasi perangkat daerah, instansi terkait, dan sekolah juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya kolaborasi dalam menjaga kebersihan kawasan wisata sekaligus mendorong pengelolaan sampah yang lebih baik di Kabupaten PPU.
Dalam kegiatan tersebut, DLH PPU turut mendukung proses penimbangan dan pengangkutan sampah yang berhasil dikumpulkan peserta dari kawasan pesisir Pantai Tanjung Jumlai.
Kepala DLH PPU Muhammad Sukadi Kuncoro mengatakan, berdasarkan hasil penimbangan, sampah yang terkumpul didominasi sampah residu dengan jumlah mencapai 471,3 kilogram.
“Berdasarkan hasil penimbangan, tercatat sampah residu sebanyak 471,3 kilogram. Sampah yang telah dikumpulkan kemudian diangkut untuk selanjutnya ditangani sesuai dengan proses pengelolaan sampah,” kata Muhammad Sukadi Kuncoro.
Menurutnya, pengelolaan sampah di kawasan wisata membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat, pelaku kegiatan wisata, institusi pendidikan, serta unsur lainnya yang berada di sekitar kawasan tersebut.
Aksi bersih pantai juga menjadi momentum untuk mendorong kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan nyata. Kebersihan kawasan pesisir dinilai menjadi salah satu aspek penting dalam menciptakan lingkungan wisata yang nyaman dan terjaga.
Melalui kegiatan tersebut, DLH PPU bersama seluruh pihak yang terlibat terus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kesadaran untuk mengurangi dan mengelola sampah secara bertanggung jawab diharapkan dapat diterapkan tidak hanya saat kegiatan berlangsung, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari.
Peringatan Hari Pariwisata Dunia 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa kebersihan kawasan wisata merupakan tanggung jawab bersama. Dengan lingkungan yang bersih dan terawat, kawasan wisata di Kabupaten PPU diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung. (*)

