SUMBERNUSANTARA.CO.ID, PENAJAM – Upaya menumbuhkan budaya gemar membaca dan meningkatkan kemampuan literasi anak sejak dini terus dilakukan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Salah satunya melalui kegiatan Mendongeng Bersama Bunda Literasi dan Lomba Bertutur yang dihadiri Bunda Literasi Kabupaten PPU, Dewi Yuliana, di Aula Lantai I Kantor Bupati PPU, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan yang merupakan kolaborasi antara Gerakan Pembudayaan Minat Baca (GPMB) Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Penajam Paser Utara, serta berbagai mitra ini menjadi bagian dari upaya menanamkan budaya literasi sejak dini melalui pendekatan yang menyenangkan. Selain menghadirkan dongeng edukatif, kegiatan juga dirangkai dengan Lomba Bertutur yang diikuti siswa-siswi sekolah dasar dari berbagai sekolah di Kabupaten PPU.
Dalam sambutannya, Dewi Yuliana mengajak seluruh peserta untuk menjadikan membaca sebagai kebiasaan yang menyenangkan. Menurutnya, setiap cerita dan dongeng selalu menyimpan pelajaran hidup yang dapat membentuk karakter anak.
“Melalui cerita-cerita yang kalian dengarkan hari ini, Ibu berharap kalian dapat mengambil pelajaran dari setiap pesan moral yang disampaikan. Jadikan cerita tersebut sebagai inspirasi untuk terus belajar, berbuat baik, dan menghargai budaya yang kita miliki,” ujarnya.
Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus gemar membaca dan berani meraih cita-cita.
“Semoga setelah pulang nanti kalian semakin gemar membaca buku, semakin rajin belajar, dan semakin berani bermimpi. Siapa tahu, di antara kalian ada yang kelak menjadi guru, dokter, ilmuwan, penulis, pendongeng, pemimpin, atau tokoh hebat yang membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pesannya.
Usai memberikan sambutan, Dewi Yuliana langsung menyapa para peserta lomba. Dengan penuh kehangatan, ia mengajak anak-anak berinteraksi dan bernyanyi bersama. Suasana aula pun semakin hidup dengan tawa dan keceriaan para peserta yang tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan.
Keceriaan semakin terasa ketika Fitri Susilowati selaku Wakil Ketua Gerakan Pembudayaan Minat Baca (GPMB) Provinsi Kalimantan Timur tampil membawakan dongeng. Dengan gaya bertutur yang ekspresif, komunikatif, dan diselingi humor, ia mengajak anak-anak larut dalam alur cerita sekaligus mengenalkan berbagai nilai kehidupan yang terkandung di dalamnya. Sesekali para peserta diajak berdialog dan menjawab pertanyaan, sehingga suasana berlangsung interaktif dan penuh semangat.
Setelah sesi mendongeng, kegiatan dilanjutkan dengan Lomba Bertutur yang diikuti perwakilan siswa-siswi sekolah dasar dari berbagai sekolah di Kabupaten Penajam Paser Utara. Para peserta membawakan beragam cerita rakyat Kalimantan Timur dengan penuh penghayatan, memadukan ekspresi wajah, gerakan tubuh, serta variasi intonasi suara yang membuat setiap penampilan terasa hidup dan menarik.
Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar mengekspresikan diri sekaligus melestarikan kekayaan budaya daerah. Melalui cerita yang dibawakan, para peserta menyampaikan berbagai pesan moral tentang kejujuran, kerja keras, tanggung jawab, kepedulian, serta pentingnya menjaga nilai-nilai budaya lokal.
Sorak sorai dan tepuk tangan dari peserta lain turut mewarnai jalannya perlombaan. Sembari menunggu giliran tampil, mereka menikmati setiap cerita yang disampaikan teman-temannya, sehingga kegiatan berlangsung hangat, edukatif, dan menghibur.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara berharap budaya literasi dapat terus tumbuh di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Dengan meningkatnya minat baca serta kemampuan bertutur anak-anak, diharapkan lahir generasi PPU yang cerdas, berkarakter, kreatif, serta mampu menjaga dan melestarikan kekayaan budaya bangsa melalui cerita-cerita rakyat yang diwariskan dari generasi ke generasi. (*)

