Direktur RSUD RAPB PPU dr. Lukasiwan Eddy Saputro memberikan bantuan kepada anak yang mengikuti khitan massal. (Doc.ist)
SUMBERNUSANTARA.CO.ID, PENAJAM — Perkutut Hunter RSUD Ratu Aji Putri Botung (RAPB) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar bakti sosial berupa khitan massal dan donor darah keliling di Kantor Kelurahan Pantai Lango, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian RSUD RAPB terhadap masyarakat melalui pemberian akses pelayanan kesehatan secara gratis.
Direktur RSUD RAPB PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro, mengatakan sebanyak 25 anak mendapatkan pelayanan khitan gratis dalam kegiatan tersebut.
“Bakti sosial ini menjadi bentuk kepedulian Perkutut Hunter RSUD RAPB dalam memberikan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” kata Lukasiwan.
Ia menjelaskan, khitan massal tersebut terbuka bagi masyarakat setempat tanpa membedakan status sosial maupun agama. Pelayanan juga diberikan tanpa persyaratan yang berlebihan dan disesuaikan dengan kuota yang tersedia.
“Persyaratan untuk mengikuti khitanan ini tidak ada. Jadi, semua kita layani sesuai dengan kuota yang tersedia,” ujarnya.
Selain khitan massal, kegiatan bakti sosial tersebut dirangkai dengan donor darah keliling yang dilaksanakan oleh Tim Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD RAPB. Donor darah dilakukan untuk membantu memenuhi ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Lukasiwan mengatakan kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan antara fasilitas pelayanan kesehatan dan masyarakat.
“Kami harap dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan manfaat sekaligus mempererat hubungan antara fasilitas pelayanan kesehatan dengan masyarakat,” katanya.
Menurutnya, kegiatan khitan massal dan donor darah merupakan bagian dari komitmen RSUD RAPB untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial melalui kegiatan kemanusiaan dan pelayanan kesehatan.
Dalam kegiatan tersebut, RSUD Ratu Aji putri Botung mengusung semangat “Bakti Sosial, Berbagi Manfaat, Setetes Darah untuk Kehidupan”, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kepedulian terhadap sesama. (Adv)

