Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) PPU.
SUMBERNUSANTARA.CO.ID, PENAJAM – Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatat capaian aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) tertinggi di Kalimantan Timur (Kaltim). Hingga pertengahan Oktober 2026, sebanyak 35.441 warga PPU telah mengaktifkan identitas kependudukan digital, atau setara dengan 24,26 persen dari total 146.087 penduduk yang telah melakukan perekaman KTP elektronik.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) PPU kini terus mengintensifkan pelayanan untuk meningkatkan jumlah aktivasi IKD. Upaya tersebut dilakukan guna mencapai target aktivasi sebesar 30 persen hingga akhir 2026.
Kepala Disdukcapil PPU, Waluyo, membenarkan bahwa PPU menempati posisi teratas di tingkat kabupaten/kota se-Kaltim dalam capaian aktivasi IKD. Menurutnya, peningkatan capaian tersebut didukung oleh perluasan pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, untuk kabupaten PPU tertinggi se-Kaltim terkait IKD nya,” ungkapnya.
Untuk mengejar target tersebut, Disdukcapil PPU menggencarkan pelayanan jemput bola dengan mendatangi desa dan kelurahan di empat kecamatan. Melalui pendekatan ini, masyarakat dapat memperoleh layanan aktivasi IKD tanpa harus datang langsung ke kantor Disdukcapil.
Waluyo mengatakan, petugas saat ini aktif memenuhi undangan dari pemerintah desa dan kelurahan untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan, termasuk aktivasi identitas digital.
“Saat ini kami sedang gencar-gencarnya ke desa, kelurahan, untuk memenuhi undangan dari desa dan kelurahan,” tuturnya.
Selain meningkatkan capaian aktivasi, perluasan penggunaan IKD juga berkaitan dengan kebutuhan integrasi layanan berbasis digital, termasuk proses verifikasi data kependudukan dalam pelayanan bantuan sosial.
Disdukcapil PPU memastikan pelayanan jemput bola akan terus dioptimalkan dengan mempertimbangkan kesiapan petugas serta dukungan operasional di lapangan. Di sisi lain, pelayanan administrasi kependudukan secara rutin di kantor Disdukcapil tetap berjalan normal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Dengan capaian aktivasi sebesar 24,26 persen, PPU masih perlu meningkatkan persentase aktivasi untuk mencapai target 30 persen pada akhir tahun.
“Harapan kita memang sampai di angka 30 persen, karena ini sudah 24, kurang 6 persen lagi,” pungkasnya. (Adv)

