Kepala Bidang P2NAKERTRANS Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) PPU, Eko Yulianto.
SUMBERNUSANTARA.CO.ID, PENAJAM – Pelaksanaan bursa kerja atau job fair di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada 5–6 Agustus 2026 belum sepenuhnya menunjukkan hasil dari sisi penyerapan tenaga kerja. Dari 655 pencari kerja yang mendaftar untuk memperebutkan 250 posisi yang tersedia di 26 perusahaan, baru sekitar 22 orang yang dilaporkan berhasil terserap bekerja.
Kepala Bidang P2NAKERTRANS Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) PPU, Eko Yulianto, mengatakan angka tersebut masih berdasarkan laporan yang masuk dari perusahaan peserta. Hingga saat ini, pihaknya baru menerima data dari sembilan perusahaan yang telah menjalankan proses rekrutmen dan wawancara.
“Dari 26 perusahaan yang ikut, baru sembilan perusahaan yang mengirim data. Untuk tenaga kerja yang terserap baru sekitar 22 orang,” ujarnya.
Eko menjelaskan, Disnakertrans PPU masih menunggu laporan dari perusahaan lainnya untuk mengetahui hasil rekrutmen secara keseluruhan. Karena belum semua perusahaan menyampaikan data, jumlah tenaga kerja yang berhasil mendapatkan pekerjaan melalui kegiatan tersebut masih berpotensi mengalami perubahan.
Job fair yang digelar selama dua hari itu menjadi salah satu upaya pemerintah daerah mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Sebanyak 250 posisi dibuka untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat mencari pekerjaan sesuai kebutuhan perusahaan.
Namun, proses rekrutmen tidak selalu berakhir dengan diterimanya pelamar. Eko mengungkapkan, terdapat perusahaan yang melaporkan seorang peserta telah lolos seleksi dan dinyatakan diterima bekerja. Meski demikian, peserta tersebut justru memilih mengundurkan diri karena merasa bidang pekerjaan yang ditawarkan kurang sesuai dengan harapannya.
Menurut Eko, kondisi tersebut menunjukkan bahwa kesiapan pencari kerja tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengikuti seleksi, tetapi juga kesediaan mempertimbangkan peluang kerja yang tersedia.
Ia menilai, sebagian pencari kerja yang baru menyelesaikan pendidikan masih memiliki ekspektasi tinggi terhadap penghasilan, meskipun belum mempunyai pengalaman kerja. Karena itu, ia berharap para pencari kerja, terutama lulusan baru, dapat lebih terbuka dalam melihat kesempatan yang ditawarkan perusahaan.
“Ya, kita harus mengubah mindset mereka pelan-pelan. Mereka kan baru selesai sekolah dan belum punya pengalaman kerja. Enggak mungkin kalau minta gaji tinggi, kan enggak masuk akal. Yang penting kerja dulu, cari pengalaman. Kalau sudah berpengalaman, baru bisa,” ungkapnya.
Disnakertrans PPU kini masih menunggu laporan lanjutan dari perusahaan peserta untuk memperoleh gambaran lebih lengkap mengenai hasil pelaksanaan job fair tersebut. (Adv)

