Kepala Dinsos PPU, Ainie.
SUMBERNUSANTARA.CO.ID, PENAJAM – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah menyalurkan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) pada tahun 2026. Bantuan tersebut disalurkan kepada 100 warga yang telah lolos verifikasi dan validasi lapangan.
Kepala Dinsos PPU, Ainie mengatakan bahwa masing-masing penerima manfaat tersebut memperoleh uang tunai sebesar Rp3 juta yang bertujuan untuk mendukung perkembangan usaha penerima.
“Bantuan uang tunai di usaha ekonomi produktif itu sudah ada 100 orang yang sudah kita kasihkan,” ujarnya.
Ia juga mengatakan bahwa penerima bantuan merupakan masyarakat yang memiliki dan membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan usaha. Tidak hanya itu, program tersebut juga mengarah kepada warga yang memiliki keterampilan dan membutuhkan pembekalan.
“Bantuan ini bagi warga yang sudah memiliki usaha untuk dikembangkan, termasuk dengan yang memiliki keterampilan yang kita berikan pembekalan,” ujarnya.
Setelah menyalurkan bantuan tersebut, Dinsos PPU juga melakukan monitoring untuk memastikan bantuan yang telah disalurkan benar digunakan untuk mengembangkan usaha penerima manfaat.
Pemanfaatan bantuan itu juga harus disesuaikan dengan proposal usaha yang diajukan penerima. Jadi, Warga yang menjalankan usaha makanan, menggunakan dana bantuan itu untuk membeli bahan baku usahanya.
Dalam monitoring itu, kata Ainie, Dinsos PPU mengerahkan tim dan melibatkan pemerintah desa untuk melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk melihat perkembangan usaha dan juga mengecek penggunaan dana yang telah diterima.
“Monitoring langsung dilapangan. Kemudian itu di foto-foto dan kita lihat juga kuitansi aslinya. Termasuk Desa ada yang melaporkan juga bahwa warganya yang mendapatkan bantuan saat ini kondisinya sedang melakukan usaha dari bantuan itu,” katanya.
Upaya monitoring dilakukan merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk memastikan bantuan tersebut benar-benar tersalurkan tepat sasaran.
Ditambahkan, pemerintah daerah berencana akan memperluas cakupan program UEP dengan menyasar penyandang disabilitas. Dengan begitu, program yang ada ini dapat membuka peluang bagi kelompok tersebut untuk mengembangkan kemampuan termasuk usaha mereka. (Adv)

