Sekretaris Disdikpora PPU, Durajat.
SUMBERNUSANTARA.CO.ID, PENAJAM – Kekurangan tenaga pendidik pada jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih menjadi perhatian Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora). Saat ini, kekurangan guru tercatat sebanyak 99 orang, menurun dari sebelumnya 132 orang setelah pelaksanaan redistribusi tahap pertama.
Sekretaris Disdikpora PPU, Durajat, mengatakan pemenuhan kebutuhan guru menjadi prioritas, langkah tersebut dilakukan untuk mendorong pemerataan tenaga pengajar di sekolah-sekolah yang membutuhkan.
“Kami fokus pada pemenuhan kebutuhan guru-guru di jenjang SD dan SMP di PPU,” ungkapnya.
Ia juga mengatakan, penurunan jumlah kekurangan guru setelah redistribusi tahap pertama menunjukkan bahwa penataan tenaga pendidik telah dilakukan. Meski demikian, masih terdapat kebutuhan terhadap 99 guru yang perlu ditangani agar kegiatan pembelajaran di tingkat SD dan SMP dapat didukung oleh ketersediaan tenaga pengajar yang memadai.
Disdikpora PPU berharap pemenuhan kebutuhan tersebut dapat diselesaikan secara bertahap. Dengan demikian, penataan tenaga pendidik menjadi bagian penting dari upaya menjaga keberlangsungan layanan pendidikan di daerah.
Selain persoalan kekurangan guru, sejumlah sekolah di PPU juga tengah menjalani program revitalisasi. Program tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kondisi sarana pendidikan yang berjalan bersamaan dengan penataan kebutuhan tenaga pengajar.
Durajat berharap kedua agenda tersebut dapat berjalan sesuai rencana sehingga tahapan berikutnya dalam pengelolaan pendidikan bisa dilanjutkan.
“Saat ini ada beberapa sekolah sedang menerima revitalisasi. Semoga setelah proses pemenuhan kebutuhan guru dan revitalisasi ini berjalan, kita bisa melanjutkan tahapan berikutnya,” tuturnya.
Disdikpora PPU menargetkan pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik menjadi landasan untuk melanjutkan agenda penataan sekolah. Setelah kebutuhan guru tertangani, pengisian kepala sekolah definitif pada jenjang SD dan SMP diharapkan dapat diproses lebih lanjut.
Pemerataan guru dan pelaksanaan revitalisasi sekolah diharapkan dapat mendukung peningkatan layanan pendidikan di Kabupaten PPU. (Adv)

