Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Waris Muin bersama Ketua DPRD PPU Raup Muin saat melakukan monitoring di Pelabuhan Speed dan Klotok Penajam, Selasa (18/8/2026). (Arsip.Ist)
SUMBERNUSANTARA.CO.ID, PENAJAM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) mendorong pembenahan pengelolaan pelabuhan daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus mengoptimalkan potensi pendapatan daerah melalui retribusi.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) PPU, Hadi Saputro, mengatakan optimalisasi pelabuhan menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah, baik dari sisi pelayanan maupun kontribusinya terhadap pendapatan daerah.
“Pelabuhan daerah itu diharapkan maksimal dari sisi pemasukan, retribusi khususnya. Terkait monitoring yang dilakukan Ketua DPRD dan Wakil Bupati, itu untuk memaksimalkan bagaimana peran pelabuhan dalam melayani masyarakat kita,” ungkapnya.
Menurut Hadi, pelabuhan di wilayah PPU diharapkan dapat menjadi fasilitas yang terintegrasi dalam menunjang berbagai kebutuhan masyarakat. Karena itu, pembenahan tidak hanya diarahkan pada peningkatan pendapatan, tetapi juga mencakup perbaikan sarana dan prasarana, standar pelayanan, serta aspek keselamatan.
Ia menambahkan, pemerintah daerah juga akan memperhatikan mekanisme pemanfaatan fasilitas pelabuhan, termasuk apabila terdapat pihak swasta yang menggunakan fasilitas tersebut.
“Teman-teman juga melihat bagaimana perbaikan sarana prasarananya, pelayanannya dan keselamatannya. Kalau pun ada swasta yang masuk di situ untuk meminjam, tentu ada mekanismenya,” ujarnya.
Hadi menjelaskan, sejumlah fasilitas pelabuhan saat ini telah menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur setelah dilakukan penyerahan pengelolaan. Kondisi tersebut membuat Pemkab PPU perlu terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi, khususnya terkait pengelolaan dan rencana pembangunan fasilitas pelabuhan.
“Sekarang itu menjadi kewenangan provinsi setelah diserahkan. Karena informasinya akan dibangun oleh provinsi. Mudah-mudahan ini menjadi fasilitas-fasilitas yang bisa menunjang aktivitas ekonomi masyarakat,” katanya.
Pembenahan dan pengembangan fasilitas pelabuhan diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, tetapi juga mampu mendukung kelancaran aktivitas ekonomi di PPU.
Sekedar informasi, Wabup PPU Abdul Waris Muin bersama Ketua DPRD PPU Raup Muin melakukan monitoring di Pelabuhan Speed dan Klotok Penajam serta Pelabuhan Speed yang berada di kawasan Pelabuhan Pertamina Hulu, Selasa (18/8/2026).
Monitoring tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi fasilitas, aktivitas pelayanan, serta pengelolaan kawasan pelabuhan yang menjadi salah satu akses transportasi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Wabup Abdul Waris Muin bersama Ketua DPRD PPU Raup Muin meninjau sejumlah fasilitas dan aktivitas yang berlangsung di kawasan pelabuhan. Peninjauan juga mencakup pemanfaatan fasilitas oleh masyarakat, mekanisme tiket, hingga aktivitas kendaraan yang menggunakan area parkir. (Adv)

