Sekda PPU, Tohar.
SUMBERNUSANTARA.CO.ID, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan dukungan kesehatan bagi personel yang terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dukungan tersebut diarahkan untuk membantu menjaga kondisi fisik petugas selama menjalankan tugas di lapangan.
Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar, mengatakan dirinya telah meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) memberikan dukungan kepada personel yang terlibat dalam penanganan karhutla. Bentuk dukungan yang diusulkan meliputi pemeriksaan kesehatan serta pemberian vitamin untuk membantu menjaga kebugaran petugas.
“Saya sudah sampaikan kepada Kedinkes untuk dilakukan supporting, seperti pemeriksaan dan paling tidak ada vitamin-vitaminlah bisa supportkan,” kata Tohar.
Menurutnya, arahan tersebut telah direspons oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan PPU. Dukungan pelayanan kesehatan juga dapat memanfaatkan sumber daya yang tersedia di puskesmas, sehingga bantuan bagi petugas bisa dikoordinasikan sesuai wilayah penanganan masing-masing.
Tohar menyebutkan, permintaan dukungan kesehatan telah disampaikan dari tiga kecamatan. Sementara itu, Kecamatan Penajam masih menunggu tindak lanjut koordinasi.
“Tiga kecamatan yang sudah minta, tinggal Penajam,” ujarnya.
Pemanfaatan fasilitas kesehatan di tingkat kecamatan menjadi salah satu hal yang disinggung dalam upaya memberikan dukungan kepada personel di lapangan. Dengan keterlibatan Dinkes dan puskesmas, kebutuhan pemeriksaan kesehatan maupun dukungan lainnya diharapkan dapat ditangani melalui koordinasi antarinstansi.
Namun, Tohar belum menjelaskan secara terperinci mengenai jenis pemeriksaan yang akan diberikan, jadwal pelaksanaan, maupun jumlah personel yang menjadi sasaran dukungan kesehatan tersebut.
Khusus untuk wilayah Kecamatan Penajam, ia memperkirakan koordinasi dukungan kesehatan dapat dilakukan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), mengingat penanganan di wilayah tersebut berada di bawah koordinasi instansi tersebut.
“Mungkin karena Penajam ini langsung ada di bawah BPBD, mungkin ke sini nanti,” tutupnya. (Adv)

