Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian PPU, Gunawan.
SUMBERNUSANTARA.CO.ID, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Pertanian PPU berupaya mendorong sistem pertanian yang berkelanjutan dan menghasilkan pangan yang lebih aman untuk masyarakat.
Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah yakni dengan menyiapkan salah satu desa yang akan dijadikan lokasi percontohan dalam pengembangan pertanian organik.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian PPU, Gunawan mengatakan, Desa Sebakung Jaya dinilai memiliki potensi untuk mengembangkan embrio pertanian organik. Sehingga, Desa Sebakung Jaya akan dijadikan lokasi percontohan untuk mengembangkan pertanian organik tersebut.
“Desa Sebakung Jaya kami jadikan embrionya untuk percontohan pertanian organik di PPU,” ujarnya.
Ia juga mengatakan, kawasan yang digunakan untuk mengembangkan pertanian organik tersebut sebelumnya menjadi lokasi pertanian dan perikanan yang dikembangkan oleh PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) melalui program Gerbang Insan Mapan.
Dalam penerapannya pun, lanjut Gunawan, akan dilakukan secara bertahap. Saat ini Dinas Pertanian PPU tinggal menunggu petunjuk teknis dari Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kaltim untuk menjadi bahan penyusunan peraturan bupati (Perbup).
Ia menambahkan, pengembangan pertanian organik tersebut juga diarahkan untuk memastikan hasil produksi pertanian lebih aman dikonsumsi masyarakat. Upaya ini dilakukan melalui penerapan praktik pertanian yang memperhatikan penggunaan bahan-bahan pertanian agar kualitas dan keamanan pangan tetap terjaga.
“Pengembangan pertanian organik diarahkan untuk memastikan pangan yang dihasilkan petani lebih aman untuk dikonsumsi masyarakat luas. Salah satu yang harus diperhatikan adalah penggunaan bahan-bahan pertanian yang berpotensi meninggalkan residu pada hasil produksi,” ujarnya.
Kendati demikian, Dinas Pertanian PPU berharap pengembangan pertanian organik tersebut dapat terhindar dari residu pestisida, mikroba maupun logam berat. Dengan menerapkan pola tersebut dinilai tidak hanya memberikan manfaat, tetapi juga dapat menjaga kualitas lingkungan.
Melalui upaya penguatan pertanian organik, pemerintah daerah berharap Desa Sebakung Jaya dapat menjadi desa percontohan yang mengembangkan sistem pertanian berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu menghasilkan produk pangan yang berkualitas, aman dikonsumsi masyarakat, serta tetap menjaga kelestarian lingkungan.(Adv)

